Kalo ini kejadian waktu SMA dolo. Seperti biasa untuk murid-murid kelas dua diadakan acara study tour oleh sekolahan. Saat itu yang dipilih adalah Bali. Kami gembira sekali, denger-denger di sana pemandangannya indah sekali, apalagi di pantai.
Dengan menggunakan beberapa bus, saya dan teman-teman berangkat ke Bali. Sampai di sana kami menginap di sebuah hotel yang memang sudah diboking sebelumnya. Baru keesokan harinya kami jalan-jalan ke beberapa tujuan wisata, seperti pantai Sanur, Kuta, Istana Tampak Siring, danau Kintamani, dan sebagainya.
Setelah kurang lebih dua hari kami bersenang-senang di sana, tibalah saatnya pulang. Sampai di pelabuhan Gilimanuk, kami istirahat agak lama sambil menunggu datangnya kapal. Ketika kapal datang, kami bergegas untuk masuk. Setelah semua penumpang masuk, kapal pun berangkat menuju pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Awal-awal perjalanan semuanya enjoy-enjoy aja. Aku dan beberapa teman naik ke bagian paling atas, dekat nakhoda. Di sini kami bisa melihat pemandangan dengan leluasa, ditambah angin yang bertiup kencang menambah asyiknya perjalanan itu.
Saat kapal berada tepat di tengah-tengah selat Bali, sesuatu yang berbeda menghampiri. Lautan tidak tenang, ombak semakin kencang. Kapal pun bergoyang-goyang, goyang ke kiri dan goyang ke kanan. Semakin lama semakin asyik aja goyangnya, kayak jaran kepang. Kami semua panik, beberapa temanku lari turun ke bawah. Aku memutuskan tetap di atas sambil berpegangan erat pada sebuah pagar besi . Entah karena panik atau lidahnya keseleo, seorang kawan berteriak-teriak, "tusnamiii.... tusnamiii....ada tusnami", sambil ikut lari ke bawah. Aku mau ketawa tapi gak bisa.
Setelah lumayan lama kapal bergoyang-goyang, akhirnya kami pun sampai ke dermaga pelabuhan Ketapang. Hati pun lega. Kami pun naik bus dan melanjutkan perjalanan pulang ke Ngawi. Sampai di rumah udah lumayan malam, aku langsung istirahat dan tidur. Keesokan harinya, didorong rasa penasaran dengan kejadian kemarin, aku langsung mencari koran. Aku baca headlinenya, ternyata ada tsunami di Banyuwangi, tepatnya di pesisir selatan Banyuwangi. Karena kuatnya gempa, ombaknya pun sampai ke selat Bali.







0 comments:
Post a Comment